simak Tips Ibu Menyusui berikut agar bayi anda sehat

tips ibu menyusui

tips ibu menyusui

Tips ibu menyususi-Unsur-unsur yang terkandung dalam ASI mampu melindungi si Buah Hati dari penyakit- penyakit infeksi yang berba-haya. Karena itu usahakan agar Anda dapat memberikan ASI secara optimal kepada Buah Hati Anda. Berikan ASI saja selama 4 bulan pertama, teruskan menyusui sampai ia berumur 2 tahun sambil diberikan makanan tambahan.

baca juga:tips ibu hamil muda

Agar ASI yang diberikan kepada Buah Hati bisa optimal, ada beberapa hal yang patut diperhatikan selama masa menyusui. Simak Tips ibu menyusui berikut:

1. Selama menyusui, pastikan makanan yang Anda konsumsi bergizi lengkap dan sesuai untuk kebutuhan bayi, karena akan menentukan kualitas ASI yang Anda produksi. Makanan sebaik-nya mengandung DHA (Docosahexaenoic Acid), unsur penting untuk membantu pertumbuhan otak si Buah Hati secara optimal.
Selain itu perhatikan kandungan kalori dan proteinnya.
Untuk mendapatkan DHA, perbanyaklah makan ikan laut. Anda juga bisa mendapatkannya dengan mengkonsumsi susu formula yang mengandung DHA.

2. Kolustrum adalah ASI yang dikeluarkan Ibu pada hari-hari per-tama setelah melahirkan. Kolustrum berwarna kekuningan, mengandung karoten dan protein tinggi, dan sedikit karbohidrat dan lemak. Kolustrum mengandung zat antibodi yang amat ber-guna agar bayi tidak mudah terkena infeksi.

3. Posisi menyusui juga penting dalam mengoptimalkan pemberian ASI. Posisi yang bisa dilakukan:

tips ibu menyusui

ibu menyusui

Posisi Membuai

  • Duduklah dengan nyaman, letakkan bayi pada satu lengan, dengan kepala terletak pada siku Anda seperti membuai atau mengayun. Dekatkan mulut bayi pada payudara. Perut Ibu dan bayi saling bersentuhan.

Posisi Terbaring

  • Berbaringlah bersama bayi di tempat tidur dengan perut saling bersentuhan. Dekatkan dada Ibu ke mulut bayi. Ketika mulut bayi terbuka lebar, tarik kepalanya ke arah payudara.

Posisi Memegang di Udara

  • Duduklan di kursi dengan bantal terletak pada sisi untuk menyusui. Letakkan lengan pada bayi, dengan jari-jari di bawah dan jempol di atas. Ketika mulut bayi terbuka lebar, dekatkan bayi ke dada. Posisi ini dianjurkan apabila bayi masih kecil, lahir prematur atau Ibu melahirkan dengan operasi caesar.
    Banyak pandangan salah bahwa payudara yang besar akan meng-hasilkan ASI yang banyak, sebaliknya payudara yang kecil akan sedikit memproduksi ASI. Padahal, sebenarnya produksi ASI tidak tergantung pada besar kecilnya payudara. Tuhan telah mengatur sedemikian rupa sehingga setiap ibu akan sanggup menyusui bayinya. Meskipun demikian, Anda dapat berusaha agar ASI yang dihasilkan banyak dan berkualitas.

Perhatikan langkah berikut:

1. Sejak hamil sampai saat menyusui perhatikan menu makanan Anda. Usahakan untuk memenuhi standar 4 sehat, 5 sempurna. Makanan selingan seperti bubur kacang hijau sangat dianjurkan.

2. Perbanyaklah minum, baik air putih, susu maupun sari buah. Cairan ini sangat dibutuhkan untuk mengganti cairan ASI yang dikeluarkan saat menyusui.

3. Usahakan agar Anda rileks dan santai saat menyusui. Hindari keadaan yang membuat Anda stres, sebaliknya lakukan kegiatan yang menyenangkan.

4. Susui Buah Hati Anda sesering mungkin sebab hal ini merupakan cara terbaik untuk merangsang produksi ASI.

5. Pompa air susu sampai habis sesudah Anda menyusui, agar payudara terangsang untuk berproduksi lebih banyak.

tips ibu menyusui yang bekerja

cara memeras asi

posisi memeras asi

Cara Menyimpan ASI

Kini semakin banyak ibu-ibu yang bekerja di kantor. Untuk itu sebaiknya Anda memanfaatkan masa cuti (3 bulan) untuk menyusui Buah Hati secara optimal. Setelah masa cuti berakhir dan harus kembali bekerja, Anda dapat mengatur pemberian ASI sehingga Buah Hati tetap dapat menikmati ASI dengan baik. Berikut petunjuk pemberian dan penyimpanan ASI saat Anda bekerja:

1. Pagi hari sesudah sarapan biasakan untuk menyusui sehingga Buah Hati dapat minum ASI dengan puas.

2. Di kantor, usahakan untuk memompa ASI 3-4 jam sekali sampai kosong. Tutuplah rapat-rapat botol atau plastik steril yang Anda pergunakan untuk menampung ASI, lalu simpan dalam lemari pendingin yang bersuhu 4 derajat Celcius.

3. Saat pulang kantor, bawalah botol penampung ASI dalam termos es, lalu simpan di lemari pendingin. ASI yang dibekukan ini dapat disimpan selama 2 bulan. ASI ini dapat diberikan saat Anda tidak ada di rumah. Harus diingat ASI beku yang sudah dicairkan hanya dapat digunakan untuk sekali pemakaian. Bila Buah Hati tidak dapat menghabiskannya, hendaknya langsung dibuang dan tidak boleh dibekukan lagi read:tips ibu menyusui

4. Sore dan malam hari, Anda dapat menyusui kembali sampai puas.

diatas adalah tips ibu menyusui yang dapat kita bagikan perlu diketahui ASI sangat penting untuk perkembangan bayi banyak sekali kandungan di dalam ASI yang tidak di dapat di dalam susu buatan, ASI juga membentuk hubungan emosional antara anak dengan Ibu. Terkadang masih banyak orang tua yang memilih memberikan susu buatan dibandingkan dengan ASI,  banyak alasan nya ada yang beralasan karena kesibukan dan lain sebagainya.

padahal sebenarnya jika kita peduli terhadap perkembangan bayi alasan-alasan seperti itu bisa di atasi. dengan pembagian waktu yang tepat antara Karir,Mengurus Keluarga dan Anak semuanya bisa diatur,terkadang memang berat. tapi tidak sedikit orang yang bisa melakukan itu.

karena diluar sana banyak sekali wanita karir yang sukses membesarkan bayi nya walaupun dihimpit dengan kesibukannya dalam meniti karir.